27 December 2008

Yesus (Nabi Isa as) will return

Isa as (Yesus) will return ?

Assalamu’alaikum wr wb

Di dalam Al Qur’an, nama nabi Isa as disebut 25 kali, lebih banyak daripada nabi Muhammad SAW. Akidah umat Islam memang secara tegas menuntut kepercayaan terhadap semua nabi rasulullah yang telah disebutkan dalam Al Qur’an. Kita sebagai umat Islam meyakini bahwa semua nabi pada hakekatnya membawa risalah yang sama yaitu “La ilaha ilallah”, tidak ada ilah yang patut disembah kecuali Allah Azza wa Jalla.

Manusia yang datang kemudian setelah seorang nabi diutus kepada bangsanya selalu menyelewengkan ajakannya bahkan mengingkarinya. Kepada bani Israel, nabi Musa as mengajak kepada agama tauhid yang sama dengan kita kaum muslimin, demikian juga nabi Isa as, namun mereka telah mengabaikan ajakan itu dan memilih untuk menerima ajakan alim ulama dan pendeta-pendeta mereka. Akibatnya mereka telah sesat, sesat yang nyata.

Terhadap nabi Isa as, kaum muslimin menghormatinya sesuai dengan posisinya sebagai rasulullah, sama terhadap para utusan yang lainnya, tidak pernah lebih dari itu. Kaum muslimin tidak pernah menganggap bahwa nabi Isa as, adalah anak Tuhan seperti halnya kaum nasrani, juga Uzzair sebagai anak Tuhan bagi orang Yahudi.

Silang pendapat dan kepercayaan status nabi Isa as (Yesus) inilah yang menjadi sebab umat muslim menganggap kaum nasrani dan yahudi adalah sesat, sesat yang sesungguhnya. Di dalam Al qur’an surat Ali ‘Imran 3:55 Allah berfirman :

55. (Ingatlah), ketika Allah berfirman: “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya.”

Rasulullah Muhammad SAW bersabda :” Barang siapa percaya dan mengakui bahwa tiada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Esa, tiada bersekutu dan bahwa Muhammad adalah hambaNya dan rasulNya serta kalimatnya yang ditiupkan kepada Maryam dan bahwasanya surga dan neraka adalah ‘haq’ dan benar, maka Allah akan memasukkan orang itu ke dalam sorga, apapun yang telah dilakukan”.

Katakanlah, ” Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim (Abraham), Isma�il (Ishmael) dan Ishaq (Isaac) dan Ya’qub (Jacob) dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa (Moses) dan Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka…” (Surat Ali Imran: 84-85)

Dia telah mensyariatkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat terang bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kapadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali kepada-Nya.” (Surat asy-Syu’araa’: 13)

Dalam akidah kaum muslim, kedudukan para nabi utusan Allah SWT adalah sama. Mereka adalah orang pilihan Allah SWT yang mengemban risalah kenabian untk mengajak manusia kepada tauhid, menyembah hanya kepada Allah Azza wa Jalla semata. Tidak beriman seseorang yang menyelisihi ayat-2 Al Qur’an walaupun satu huruf.

Tentang kelahiran nabi Isa as (Yesus) yang istimewa karena tanpa kehadiran ayah adalah sesuatu yang telah dikehendakiNya. Kalau Allah menghendaki “kun” maka “fayakun” terjadilah.

Dan karena ucapan mereka, “Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. (Surat an-Nisaa’: 157-158)

Suatu isyarat dari Allah SWT bahwa nabi Isa as tidaklah meninggal di tiang salib seperti yang dipercayai kaum nasrani, dan Allah SWT telah mengangkat nabi Isa as kembali kesisiNya. Dari riwayat Ibnu Abi Hatim, bahwa Ibnu Abbas berkata, Rasulullah bersabda : Setelah terjadinya peristiwa itu, maka terpecahlah sahabat-2 nabi Isa as menjadi tiga golongan. Segolongan berkata,”Tuhan (dimakssud Isa) berada ditengah-2 kita selama ia berkehendak, kemudian ia naik ke langit”. Golongan ayng ke 2 berkata :” Anak Tuhan berada di tengah-2 kita selama ia kehendaki kemudian diangkatlah ia oleh Allah”, mereka ini adalah golongan ‘nashthuriah’. Sedang golongan yang ke 3 berkata : ” Hamba Allah dan RasulNya (Isa as) berada di tengah-2 kita selama ia berkehendak, kemudian diangkatlah ia oleh Allah”, golongan ini adalah golongan muslimin yang ditindas oleh kedua golongan yang lain dan dibunuhnya, maka pudarlah Islam sejak saat itu, hingga diutuslah oleh Allah sebagai rasul dan hambaNya, Muhammad bin Abdullah SAW. (Tafsir Ibnu Katsir).

Jadi … kini kaum musliminpun menunggu kedatangan kembali Nabiullah Isa as di dunia ini, yang akan membenarkan risalah Rasulullah Muhammad SAW, yang akan menjadi titik akhir kehidupan dunia, kalimatullah akan tegak dan kaum muslimin akan kembali kepadaNya, ke tempat yang dijanjikanNya, surga adn.

Wallohul muwaffiq

Wassalamu’alaikum wr wb

…………………selanjutnya silahkan baca di KLIK ini……….

26 December 2008

Nabi Isa as lahir di bulan Juni ??

Austalian astronomer claims Jesus was born in June

RenekeAustralian astronomer Dave Reneke is sure that Christmas should be celebrated in June. He found out that the star that predicted the birth of Jesus over Bibleem 2,000 years ago must have appeared on June 17, rather than December 25, Daily Telegraph announced.

The researcher claims the ‘Christmas star’ was most likely a magnificent conjunction of the planets Venus and Jupiter, which were so close together they would have shone unusually brightly as a single “beacon of light” which appeared suddenly.

If the team is correct, it would mean Jesus was a Gemini, not a Capricorn as previously believed.

Reneke used complex computer software to chart the exact positions of all celestial bodies and map the night sky as it would have appeared over the Holy Land more than 2,000 years ago.

It revealed a spectacular astronomical event around the time of Jesus’s birth.

Mr Reneke says the wise men probably interpreted it as the sign they had been waiting for, and they followed the ’star’ to Christ’s birthplace in a stable in Bethlehem, as described in the Bible.

Generally accepted research has placed the nativity to somewhere between 3BC and 1AD.

Using the St Matthew’s Gospel as a reference point, Mr Reneke pinpointed the planetary conjunction, which appeared in the constellation of Leo, to the exact date of June 17 in the year 2BC.

The astronomy lecturer, who is also news editor of Sky and Space magazine, said: “We have software that can recreate exactly the night sky as it was at any point in the last several thousand years.

“We used it to go back to the time when Jesus was born, according to the Bible.

“Venus and Jupiter became very close in the the year 2BC and they would have appeared to be one bright beacon of light.

“We are not saying this was definitely the Christmas star - but it is the strongest explanation for it of any I have seen so far.

“There’s no other explanation that so closely matches the facts we have from the time.

“This could well have been what the three wise men interpreted as a sign. They could easily have mistaken it for one bright star.

“Astronomy is such a precise science, we can plot exactly where the planets were, and it certainly seems this is the fabled Christmas star.”

Mr Reneke, formerly the chief lecturer at the Port Macquarie Observatory in New South Wales, added: “December is an arbitrary date we have accepted but it doesn’t really mean that is when it happened.

“This is not an attempt to decry religion. It’s really backing it up as it shows there really was a bright object appearing in the East at the right time.

“Often when we mix science with religion in this kind of forum, it can upset people. In this case, I think this could serve to reinforce people’s faith.”

Previous theories have speculated the star was a supernova - an exploding star - or even a comet. But Mr Reneke says by narrowing the date down, the technology has provided the most compelling explanation yet.

21 December 2008

Hukum potong tangan dari sisi medis

Assalamu'alaikum wr wb

Manusia pada dasarnya mempunyai sifat-2 seperti hewan, akan berusaha menindas manusia lainnya untuk mempertahankan derajatnya, mendapatkan lebih dari manusia lain. Manusia hanya akan menjadi manusia sesungguhnya jika tata cara kehidupannya mengikuti zat yang menciptakannya ( Allah SWT).

Akhir-2 ini kita membaca, mendengar dan melihat, betapa perilaku manusia Indonesia makin meninggalkan tuntunan Islam. Betapa banyak pada akhirnya terungkap kasus-2 korupsi, pencurian dengan pemberatan, saling hujat menghujat antara pejabat dsb.

Islam diturunkan di dunia ini untuk mengendalikan manusia dari perilaku-2 binatang tersebut di atas, bagi orang yang bertaqwa, sedangkan bagi orang-2 yang kufur/ mengingkari ajaran Islam Allah SWT menilainya sebagai lebih rendah dari binatang ternak.

Kasus-2 korupsi di Indonesia "tidak akan' bisa di berantas kecuali dengan menjalankan hukum yang benar-2 membuat manusia takut menjalankan nafsu kebinatangannya. Hukum itu sudah direkomendasikan oleh "designer" manusia itu sendiri, berupa "potong tangan"

Orang-2 yang merasa "Sok Jago", Sok Humanis", " Sok mnegerti hukum" dll, dsb, dlsb dan yang pernah atau merasa pernah atau merasa akan bisa korupsi dikemudian hari , jauh-2 hari, dengan lantangnya tanpa malu-2 berteriak menentang diterapkannya hukum yang dari penciptanya. Naudzubillahi min dzalik.

Pada dasarnya, jika tangan seseorang dipotong tangannya tidak akan merasa sakit sama sekali jika dilakukan di kamar operasi dengan di lakukan pembiusan umum ( General Anestesi ), lalu apa yang salah dengan "hak asasi manusia"?, sedangkan dia sendiri tanpa merasa bersalah telah mengambil hak orang lain secara keji? Tehnik operasi amputasi tangan saat ini tidak mejadi masalah, resiko perdarahan, infeksi dsb dapat diantisipasi sebelumnya. Bahkan secara kosmetikpun kita bisa buat sebagus mungkin dan kalau perlu setelah amputasi masih bisa menggunakan prothtesa, sehingga secara fungsional tidak terlalu terganggu. Memang masih perlu dimusyawarahkan, orang mencuri/korupsi berapa rupiah, mendapatkan "potongan tangan" seberapa banyak. Pada penyakit-2 tertentu yang perlu amputasi, tidak membawa masalah pada sisi psikologi pasien, namun kita bisa bayangkan efek jera yang timbul pada terpidana, mereka tentu tidak akan gegabah mengulangi perbuatannya. Kalaupun diulanginya, kan masih punya satu tangan lagi yang bisa dipotong?.

Saya kira banyak diantara para dokter bedah yang dengan ikhlas tanpa diberi insentifpun mau mengambil alih posisi 'algojo', menjalankan "tugas mulia ini". Jika terpidana 'orang Islam' dia telah menjalankan hukuman sebagai warga negara sekaligus menjalani hukuman dari Allah Azza wa Jalla, dengan demikian dia masih akan bissa menikmati jannahNya.

Wahai para pemimpin di negeri ini, tidakkah kau telah aku beri amanah untuk memperbaiki peri kehidupan manusia. Janganlah kau jerumuskan para pejabat, petinggi-2 negeri dan rakyat secara keseluruhandengan membiarkan mereka melakukan hasrat kemanusian...(eh keliru) kebinatangnya tanpa rasa takut sekali. Mereka tidak takut kepada Sang Pencipta, karena tidak kau tunjukkan dan jalankan PeringatanNya. Mereka akan semakin jauh dari "buku manual" manusia dan masyarkat yang di lapisan bawah makin sengsara hidupnya, dan ingat, orang yang sudah diberi "tangan" (kekuasaan) oleh Allah SWT untuk menegakkan amar makruf nahyi munkar, dan tidak menjalannya, akan dituntut pertnggungjawabannya kelak di akhirat. Waman' ya'mal mitsqaladzarrotin syarra yyarahu.

Sudah, ini dulu nasihat buatmu para pengambil keputusan di negeri ini, renungkan baik-2, cobalah buka kembali kitabmu, kalamullah Al Qur'anulkarim. Ingat sebentar lagi kita akan mati, menghadap kepada Rab semesta alam, siapkan bekalmu !!!!.

Wassalamu'alaikum wr wr

20 December 2008

Seandainya

Assalmu'alaikum wr wb

  • Seandainya Islam menjadi dasar hukum di Indonesia apakah komunisme masih bisa hidup?
  • Seandainya hukum Islam ditegakkan apakah Ahmadiyah, Lia "Edan", Musadeq dan semodelnya berani tampil?
  • Seandainya hukum potong tangan diterapkan masihkah ada yang berani korupsi?
  • Seandainya kaidah2 Islam diterapkan, masih adakah orang yang berani mengeluarkan uang bermilyar untuk mencalonkan dirinya jadi bupati, walikota, gubernur, anggota DPR bahkan presiden?
  • Seandainya tatanan sosial secara Islam diterapkan, masih adakah kemiskinan?
  • Seandainya semua bank menrapkan sistem syariah Islam, masih adakah kredit macet.
  • Seandainya hukum ditegakkan masih adakah oknum apara t TNI, POLRI, pejabat negara yang menjadi baking pembalakan liar?
  • Seandainya hukum Islam ditegakkan masih adakah oknum jaksa, polisi, anggota dewan, pejabat pemerintah yang tanpa malu2 menerima suap?
  • Seandainya hukum rajam diterapkan masih adakah yang berani melakukan perzinahan diantara para anggota dewan, aparat negara dll?
  • Seandainya tatanan Islam diterapkan masih akan beranikah artis2, media2, TV yang menayangkan acara yang tidak bermutu, yang mengumbar aurat?
  • Seandainya hukum Islam diterapkan, masih adakah pabrik narkoba, minuman keras yang akan merusak generasi yang akan datang?
  • Seandainya ....ah.....seandainya para pemimpin negeri ini menyadari bahwa besok mereka akan mati !!!
  • Seandainya .......

Wassalamu'alaikum wr wb

19 December 2008

Tidak patut di'gugu' dan ditiru

Yang tidak patut di"gugu" dan ditiru (12-12-2008/Solo Pos) Kemarin (11-12-2008) polisi menangkap beberapa orang saat melakukan operasi 'pekat'. Mereka ditangkap saat sedang berjudi dengan taruhan uang di wilayah hukum kecamatan Boyolali kota. Diantara mereka ikut ditangkap seorang PNS, guru olahraga di 2 SMPN di Boyolali. Kalau seorang guru perbuatannya seperti itu, lalu bagaimana dia bisa memberi contoh yang baik kepada anak didiknya. Atau memang gambaran umum para guru/PNS seperti itu? Oalah oemar bakri, di mana hati nuranimu, ingat kau akan menajdi contoh bagi murid2mu !! Sebuah pelajaran yang harus menjadi perhatian para petinggi negri ini, agar pembinaan akhlak diprioritaskan bagi para PNS supaya hal itu tidak terulang dikemudian hari.(sumber: harian Solo Pos)

Kasak kusuk akhir tahun

Akhir 2008 Tahun 2008 hampir berakhir, tahun depan Indonesia akan menyelenggarakan pemilu lagi memilih 'wakil' rakyat dan 'pemimpin' diantara rakyat Indonesia yang akan kita beri 'amanah' membawa negara ini kearah yang lebih baik. Cara penyelengaraan 'pemilu' yang dianut di negeri ini adalah dengan cara "demokrasi". Indonesia akhir2 ini seperti terbius dengan istilah "demokrasi" yang sesungguhnya tidak terlalu sesuai dengan budaya bangsa dan suku2 bangsa di negeri ini, apalagi kalau dibandingkan dengan syariah agama Islam. Demokrasi berasal dari Yunani yang diartikan sebagai 'suara rakyat adalah suara tuhan', untuk bangsa Yunani kuno mungkin istilah ini cocok dengan mereka sedangkan cocoknya bagi bangssa Yunani tidak selalu cocok diterapkan disini. Mendakwakan suara rakyat sebagai Allah SWT/ Kalamullah sangat salah bahkan sudah merupakan kekufuran yang kesalahan ini merupakan dosa yang tidak akan diampuni, ini juga merupakan bentuk men-sekutu-kan Allah Azza wa Jalla. Kalau konsep demokrasi ini secara mentah-2 diterapkan, kita akan menemui kekacauan yang luar biasa. Kita bisa bayangkan seandainya disuatu negeri/daerah yang mayoritas penduduknya 'pelacur', kemudian dilakukan 'referendum' untuk menentukan aturan apakah pelacuran merupakan perbuatan halal atau haram, maka mereka tentu akan memilih 'halal'. Ini merupakan gambaran kecil dari suatu konsep yang bernama "demokrasi". Belum lagi jika pengertian 'suara rakyat suara tuhan', alangkah jauh kita terjerumus dalam kekufuran, 'naudzubillahi mni dzalik'. Ya Allah, bebaskanlah hambamu dari kedunguan dan bengalnya para pemimpin kami. Betapa mereka telah terlalu parah terkena penyakit "wahn" sehingga terjerumus dalam kekufuran. ....................bersambung, sudah malam, barakallahu li walakum

14 December 2008

Kejutan akhir tahun

Assalamua'alaikum wr wb Diujung tahun ini, masyarakat Boyolali dan sekitarnya dikejutkan adanya berita 'tidak pantas'. Tidak pantas karena tiga ABG murid salah satu SMP negeri di Boyolali membuat rekaman diri mereka sendiri yang buka2an di depan kamera HP dan hasil rekaman dijual. Apa yang terjadi dengan bangsa ini??, bagaimana sebagian kecil masyarakat yang kemarin teriak-2 nyaring di media masa menentang UU Pornografi??. Bagaimana jika seandainya perbuatan tersebut dikerjakan oleh anak-2 mereka ? Masihkah mereka ber koar koar nyaring menentang UUAPP ? Hanya syariat Islam saja yang mempunyai aturan-2 tegas terhadap kemerosotan nilai-nilai kemanusian ini. Masihkah pemerintah, para pengambil keputusan, anggota dewan yang "terhormat" masih ragu-2 berpaling kepada Islam. Naudzubillahi min dzalik. Kalau saja para pemimpin negeri ini tidak bengal, mestinya mereka akan segera dengan tergesa-gesa berusaha mengatur negeri ini dengan sayriat Islam secara keseluruhan. Wassalam wr wb